Wahai wanita yang ku cinta,mengapa kau bermuram durja.
Sedang aku tengah tersiksa,mengigaukanmu walau kau mengacuhkanku. Amarahmu membuat rindu ini terbelenggu, membuatku terdiam termenung lesu. Masihkah amarah itu membakar hati? Karena diammu menenggelamkan hariku menjadi tak menentu.
Sedang aku tengah tersiksa,mengigaukanmu walau kau mengacuhkanku. Amarahmu membuat rindu ini terbelenggu, membuatku terdiam termenung lesu. Masihkah amarah itu membakar hati? Karena diammu menenggelamkan hariku menjadi tak menentu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar