Sekarang aku meratapi ini sendiri,berkawan hati yang terperi.
Usaha menenangkan hati pun NOL,gak ada yang bisa ngasih ketenangan sperti yang kamu kasih.
Percaya gak percaya, fitnah itu keji. Aku mengalaminya sendiri.
Aku yang kini hanya membatu mengikuti jalan berliku tanpa ada yang mempercayai.
Aku kini terpuruk di singgasana yang tak pernah ku inginkan.
Aku kini meringkuk di pembaringan sepi, mencoba mengaitkan hati dengan kebenaran yang hakiki.
Air mata ini selalu terjatuh mengingat indahnya cinta yang hancur tak bersegi.
Aku hilang tawa.
Aku hilang teduhnya tatapan mata.
Aku hilang senyuman dan pelukan yang menentramkan jiwa.
Aku tersungkur ke lubangan penuh lumpur.
Aku tersudut ke pojokan yang penuh carut marut.
Aku ingin mendapati tawamu di sampingku.
Aku ingin kau kembali ke pelukku.
Menatapku dengan cinta yang kau punya,dengan cinta yang kau rasa.
Menjalani hari denganku tanpa perlu memikirkan hal yang tak jelas.
Cukup aku dan kamu.
Cukup kita saja berdua.
Para pengganggu itu takkan pernah berani datang ke hadapanku.
karena mereka palsu.
Tapi celoteh mereka membuatku terkoyak penuh luka kemudian berserak.
Kau mungkin mempercayai kabar yang tak pernah datang dengan wujud aslinya ke hadapan kita.
Aku akan terus mengejarmu hingga langit dan bumi bertemu.
Aku benar-benar mencintaimu.
Demi Tuhan aku belum pernah merasakan yang seperti ini terhadap wanita lain.
Aku belum pernah meminta dengan sangat kepada wanita untuk selalu bersama.
Wanita yang lalu ku lepas begitu saja.
Tapi kau takkan ku lepas selamanya.
Aku ingin berbicara panjang lebar atas semua perasaanku padamu.
perasaan yang hanya mampu kau taklukkan.
perasaan yang memang aku rasakan keindahan.
Perasaan yang tak mampu ku tahan dan ku sembunyikan.
Aku ingin bernafas kemudian berlari menujumu.
Aku akan tetap kembali padamu.
Aku akan datang kembali ke rumahmu.
Dan aku akan tetap mencintaimu walau kau membenciku.
Aku cuma inginkan kamu Lilis Nurlailah.
Aku ingin dampingimu sepanjang waktu.
Aku tak peduli semua mencemoohku.
Yang jelas kau takkan pernah ku lepas.
Aku rindu semua moment itu,semua bersamamu.
Semua bersama keluargamu,mereka menyatu dalamku.
Aku takkan pernah pergi meninggalkanmu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar